
Ternak Blackthroat bisa menjadi tambahan pemasukan keuangan keluarga seperti yang dilakoni oleh pak Azri seorang seorang penjahit pakaian dibilangan Cipulir Jakarta Selatan ini. Walau dengan lahan yang seadanya, namun nyatanya pak Azri berhasil menangkarkan Blackthroat di rumahnya yang terbilang sederhana.
Dengan 2 ekor pejantan dan 4 ekor betina serta 1 betina Sanger, pak Azri cukup kerepotan untuk melayani permintaan pelanggan.

“Berternak Blackthroat itu susah tapi kalau sudah tahu caranya ya mudah,” begitu katanya.
“Banyak orang gagal menangkarkan Blackthroat karena tidak tahu caranya dan gampang menyerah, padahal yg sudah biasa ternak saja sering pusing dengan masalahnya”.
Masalah yang menjadi kendala utama dalam beternak Blackthroat adalah adaptasi lingkungan, lalu penjodohan, perkawinan, telur dan pengeraman, perawatan anakan, birahi, fertilitas, produktivitas, dan sebagainya.
Menurutnya kunci sehingga mudah sekali terpengaruh dengan perubahan lingkungan. Namun dengan Kegigihan dan semangat untuk tetap berusaha, nyatanya dengan keterbatasan lahan yang dimiliki ternyata menangkarkan burung ini, walaupun dilakukan didalam rumahpun ternyata cukup untuk menjalankan usahanya beternak Blackthroat.

Berikut adalah beberapa tips dari Pak Azri dalam beternak Blackthroat :
Demikian obrolan singkat saya dengan pak Azri, jika artikel ini dirasa sangat kurang karena ada materi yg kurang jelas maka rekan rekan dapat menelusuri kembali artikel-artikel tentang beternak BT yang telah banyak diulas disitus ini. Semoga bermanfaat.