
Jagung banyak digunakan untuk bahan makanan ringan dan bahan baku industri makanan ternak. Konsumen jagung terbesar selama ini adalah untuk pangan dan industri pakan ternak ayam. Dalam ransum pakan ayam, komponen terbesar adalah jagung (50%) sehingga semakin tumbuhnya industri pakan menuntut penyediaan jagung yang semakin meningkat.
Salah satu varietas jagung komposit yang sesuai untuk lahan masam adalah SUKMARAGA dengan sifat sebagai berikut :
- Umur : 105 – 110 hari
- Tinggi Tanaman : 180 – 220 cm
- Warna Biji : Kuning
- Bentuk Biji : Semi Mutiara
- Bobot 1000 Biji : 240 – 280 gram
- Potensi Hasil : 8,5 t/ha
- Tahan Penyakit Bulai, bercak dan Karat Daun.
- Wilayah Pengembangan sampai ketinggian 600 m diatas permukaan laut (dpl).
BENIH
Gunakan benih yang berlabel dengan daya kecambah minimal 90% . Kebutuhan benih jagung untuk satu hektar lahan adalah 20 kg.
PENYIAPAN LAHAN
Lahan tempat pertanaman harus bersih dari sisa-sisa tanaman dan tumbuhan pengganggu. Tanah dibajak dengan kedalaman 15 – 20 cm, gemburkan dan ratakan ,atau tanpa olah tanah (TOT) pada tanah bersatektur gembur tau pengoalahan tanah ringan (minimum tillage).
PENANAMAN
PEMUPUKAN
PENYIANGAN
Penyiangan pertama pada umur 15 hari setelah tanam. Penyiangan kedua pada umur 28 – 30 hari setelah tanam,dilakukan sebelum pemupukan kedua.
PEMBUMBUNAN
Setelah dilakukan penyiangan kedua, lalu lakukan pemupukan kedua dengan 200 kg Urea/ha, setelah itu lakukan pembumbunan agar tanaman tegak dengan kokoh dan tumbuh dengan baik..
PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
PEMBERIAN AIR
khusus pertanaman pada musim kemarau, pada saat sebelum tanam, 15 hari setelah tanam (hst), 30 hst, 45 hst, 60 hst dan 75 hst (6kali pemberiaan). Sumber air dapat dari irigasi permukaan atau tanah dangkal (sumur) dengan pompa.

jagung
PANEN
Jagung sudah siap dipanen jika klobot sudah mongering dan berwarna coklat muda,biji mengkilap,dan bila ditekan dengan kuku tidak membekas.